Indonesia = Negara BlackBerry
1:05 PM
Sebuah stasiun televisi Kanada, CBC News, kemudian membuat liputan yang mengungkap betapa berjayanya BlackBerry di Indonesia saat ini, hingga Indonesia pun mendapat sebutan: BlackBerry Nation.
Di banyak negara BlackBerry sudah mulai meredup. Di Indonesia, produk terbarunya masih disambut dengan antrian panjang. Setujukah Anda kalau BlackBerry masih pantas merajai pasar Indonesia?
Smartphone besutan produsen ponsel asal Kanada ini digunakan oleh banyak pihak, mulai dari penjaga taman nasional di Bali hingga siswa Sekolah Dasar. Tak heran BlackBerry masih menguasai 46 persen pasar smartphone di Indonesia.
Awalanya, Blackberry masuk ke Indonesia untuk membantu kegiatan korporasi. Dengan menggunakan Blackberry Enterprise Service maka setiap karyawan dari perusahaan tersebut bisa saling ter-connect dan up-date.
Layanan yang dimiliki BlackBerry disebut menjadi alasan masih banyaknya konsumen di Indonesia menggunakan BlackBerry, terutama BlackBerry Messenger. Apalagi, layanan BlackBerry bisa didapat hanya dengan biaya Rp 80 hingga Rp 150 ribu per bulan. Harga sebuah BlackBerry pun bisa didapat mulai dari harga Rp 1,8 juta.
Analis dari Canalys Research Daryl Chiam menyebut, negara berkembang di Asia memang masih menghasilkan banyak keuntungan untuk RIM. Laman CrackBerry mencatat, setidaknya 56 persen pendapatan BlackBerry didapat dari negara berkembang.
You can leave a response, or trackback from your own site.

Posted in







0 Responses for this post
Post a Comment